Masyarakat Diancam Bom, Ini Bukti Pelanggaran HAM Terbesar Negara

Intan Jaya-Dipandang semacam peran negara, TNI Angkatan Udara jatuhkan 3 buah BOM di Distrik Ugimba Kabupaten Intan Jaya Papua, Jumat, (03/1/2020) lalu.

Peristiwa pemboman tersebut merupakan kejahatan balasan atas tewasnya 2 prajurit TNI yang ditembak anggota KKB di Intan Jaya Papua pada beberapa waktu lalu.

Dari 3 buah Bom tersebut, satu dianjtaranya berhasil ditemukan oleh masyarakat dan dua lainnhya sedang dalam proses perncarian.
Peristiwa pembomakn tersebut, dikabarkan belum ada korban jiwa, namun hanya menyeleurkan asap di sekitar itu.

Masyarakat diancam Bom, ini bukti pelanggaran HAM terbesar negara terhadap orang Papua.

“Sangat betul, TNI AU mereka jatuhkan 3 buah Bom pakai Helikopter Milik TNI AU, dan untung baiknya tidak terjadi ledakan. Kalau tidak, pastinya masyarakat di daerah itu musna semua.

Hal demikian disampaikan masyarakat Ugimba yang berinisial DW kepada media ini Minggu, (05/01/2020).

Menurutnya, tindakan pemboman seperti itu lantaran peran negara.

“Ini pelanggaran HAM terbesar yang tak bisa bayangkan yang dilakukan oleh negara terhadap masyarakat Papua, khsususnya masyarakat Intan Jaya,”ujarnya.

Dirinya juga meminta kepada pihak DRP Papua untuk meninjau lokasi pemboman tersebut untuk memastikan data akurat seputar peristiwa tersebut.

“Kalau Pemerintah datang ke Distrik Ugimba, kami sudah siap bukti nyata berupa bekas Bom,”katanya.

Dirinya meminta pemerintah harus menyelesaikan masalah tersebut agar kelak tidak bakal terulang plus.

“kami berharap dengan hati, jangan terulang lagi. Karena kami juga tidak tahu masalah yang sebenarnya, kami masyarakat biasa. Sebab seringkali terjadi permasalahan dengan pihak lain, kami yang terus bersasaran. Ini kenapa dan ada apa dengan,”tuturnya.

Berikan Komentar Anda