Oscar Makai,SH Tegaskan Penyusunan APBD 2021 Dogiyai Sudah Sesuai Prosedur

Oskar Makai S.H, PLH Bupati Dogiyai yang juga selaku Wakil Bupati ketika menemui sejumlah awak media disalah satu Cafe di Nabire. (Foto:Frans/PapuaLives)

DOGIYAI – Pelaksana Tugas Harian (PLH) Bupati Dogiyai  Oscar Makai,SH yang diberikan kuasa oleh Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa,S.IP untuk melaksanakan sidang APBD 2021. Oscar Makai juga menjabat wakil Bupati memastikan, proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 telah sesuai dengan prosedur. Ia pun menjelaskan bahwa sidang anggaran tersebut disesuaikan dengan kebutuhan daerah seperti penambahan kebutuhan anggaran untuk bidang Jaringan , Dukcapil ,Penyaluran BLT dan  Penyaluran bantuan studi Mahasiswa.

” DPR harus bicara nasib bagi dinas masing-masing sesuai dengan bidangnya. Supaya dana yang untuk dinas terkait itu bermanfaat bagi mereka punya wilayah pemilihannya. Harusnya membela kepada kepala dinas dulu sehigga saling mendukung sehingga saling mendukung di wilayah pemilihannya juga. ” kata Oscar Makai kepada wartawan,Kamis (11/02/2021) siang kemarin.

Oscar mengatakan, telah melakukan semua tata cara kerja sesuai dengan prosedur yang berlaku. Apalagi ada tiga Incumbent Anggota DPR Dogiyai salah satunya ketua DPRD Dogiyai. Sidang anggaran ini juga telah melalui diskusi dan pandangan para Fraksi yang memberikan masukan mengenai program kerja di setiap Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD).

” Saya menjabat di Kabupaten Dogiyai, baru kali ini saya diberikan kepercayaan oleh Bupati Dogiyai menjabat sebagai PLH untuk memberikan kuasa untuk melaksanakan sidang paripurna tahun anggaran tahun 2021.Saya salut karena baru kali ini diberikan kewenangan. ” ucap Makai, siang kemarin.

Terkait hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Dogiyai, Elias Anouw mengatakan bahwa pembahasan RAPD 2021 akan difokuskan dalam pembangunan Infrastruktur untuk dua wilayah besar yakni lembah kammu dan lembah mapia dalam rangka pemerataan pembangunan.

” Delapan ratus lima puluh lima miliar lima ratus dua puluh sembilan juta rupiah terbagi dalam beberapa program urgen yang akan dijalankan di tahun 2021 nantinya.” kata Anouw ketika usai sidang APBD 2021 belum lama ini di Nabire.

Sidang Anggaran tersebut direncanakan akan dilakukan evaluasi dan pengesahan di Provinsi dan selanjutkan pengesahan di Mendagri.

Sesuai informasi yang dihimpun media ini jumlah total anggaran Rp.8.55.529.000 ( DAU :453 Miliar , DAK 400  Miliar Lebih, DBH Provinsi 6  Miliar , DBH Pusat 35 Miliar dan Dana Otsus 61 Miliar Lebih.)

Berikan Komentar Anda