Pantauan Pembangun,Senator DPD RI Temukan Pelbagai Masalah di Wilayah Meepago
Pewarta: Redaksi
| 134 Dibaca
EDISI TERBIT: 7 Januari 2020

Nabire,-Kebijakan Pemerintah sangat menentukan kesejahteraan masyarakat suatu daerah, bahkan secara public dalam suatu negara. UU Otsus yang dirancang Pemerintah Pusat dengan proyeksi yang diperuntungkan, namun dalam implementasinya terlihat gagal dalam pelbagai hal yang mestinya bisa dirancang baik oleh Pemerintah Daerah di Bumi Papua.

Kenyataan terukir bahwa, kehadiran Otsus hanya untuk kaum kapitalis yang di doronng para actor kebijakan di Papua. Segalanya terlihat gagal, hal itu tentunya pemerintah belum bisa memberikan seserca harapan kepada seluruh masyarakat Papua.
Masyarakat Papua sampai saat ini tetap berada pada lini kemiskinan dibawah pengawasan pemerintah Provinsi Papua. Kehadiran Otsus belum bisa memberikan indikasi kesejahteraan masyarakat Papua dalam pelbagai hal termasuk ekonomi kelurga.

Terkait itu, untuk memastikan perkembangan pembangun di tanah Papua pada khsususnya di wilayah Meepago, Ottopianus P Tebai Senator Muda DPD RI asal Papua ini melakukan Kunjunagn Kerja (Kunker) di wilayah Meepago mulai setelah dirinya dilantik pada 2019 lalu di Jakarta.

Kunker Tebai dalam rangka penyerap aspirasi masyarakat Papua secara bertahap temukan banyak masalah pembangunan di wilayah itu (Meepago).

Dalam Kunker itu Otopianus P Tebai melihat bebarapa pembangun jalan dan jembatan serta jaringan listrik yang belum di perbaiki serta masalah pembangunan lainnya di wilayah Meepago.

“Sepanjang Jalan Nasional dari Nabire-Ilaga di Kilo Meter (KM) 77 masih belum diperbaiki badan jalan yang sudah rusak dari sejak tahun 2012 hulu hingga kinj belum juga diperbaiki. Kemudian di KM 156 tanjakan Kali Kibii belum ciptakan mencarikan tempat jalan alternative. Padahal, jalan utama mengalami keronsokan hingga kini sangat membahayakan,ujarnya kepada wartawan Sabtu, (04/01/2020).

Dirinya meminta badan jalan yang terlihat rusak serta jembatan yang hendaknya tidak layak di gunakan plus secepatnya segera dikerjakan oleh balai kementerian di Kabupaten Nabire beserta kontraktor yang menjadi wilayah kerjanya.

“Saya lihat banyak tiang listrik dari PLN yang terbawah longgsor perlu diperbaiki pula,katanya.
Pihaknya, bakal dorong Pemerintah agar PLN Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Intan Jaya untuk menjadi Cabang bukan rayon lagi dari Manokwari.

“Jaringan telekomunikasi berbasis data yang dikurangi menjadi 2 G agar cepat berupaya naikan menjadi 3G dan 4G agar masyarakat menerima mamfaat di Wilayah Meepago”,harapnya.

Berikan Komentar Anda