Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Anak di Ringkus Reskrim Polres Nabire
Pewarta: Andreas Rumyaan
| 580 Dibaca
EDISI TERBIT: 12 Desember 2019

Nabire, Pembunuhan dan Pemerkosaan terhadap Anak Dibawah umur yang terjadi pada tanggal 07 Desember 2019 berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire.

Hal ini disampaikan dalam acara Konferensi Pers Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire tentang Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Anak Dibawah Umur, bertempat di Sat Reskrim Polres Nabire, Kamis (12/12/19) siang tadi.

Pelaksanaan Konferensi Pers dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire yang diwakili Kabag Ops AKP Samuel D. Tatiratu, SI, yang didampingi Kasdim 1705/PN Mayor Inf. Prihati, A.Md, Kasat Reskrim AKP Dionsius Vox Dei Paron Helan, SIK dan dihadiri Media Kabupaten Nabire.

Dimana dalam acara konferensi pers tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire berhasil mengungkap pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Anak Dibawah Umur yang terjadi pada tanggal 07 Desember 2019.

“Pada hari ini saya mewakili Kapolres Nabire untuk melakukan konferensi pers kepada media bahwa, Sat Reskrim Polres Nabire berhasil menangkap pelaku yang mana berkat hasil koordinasi dengan jajaran TNI. Dimana Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di kompleks Asrama Kodim Siriwini, Kabupaten Nabire,” kata Kasat Reskrim.

Sebelum membunuh korban pelaku sudah timbul niat untuk melakukan persetubuhan terhadap korban

“Pelaku membunuh korban menggunakan sangkur dengan cara di gorok ke bagian leher korban. Setelah pelaku membunuh korban, pelaku melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak 1 kali di rumah kosong,” tutur Kasat Reskrim.

Pelaku berinisial HY (18), seorang pelajar di Kabupaten Nabire. Dengan korban berinisial SR (6).

Barang bukti yang diamankan oleh Sat Reskrim Polres Nabire, berupa :
1. 1 buah pisau sangkur bergagang kayu
2. 1 lembar kain gorden warna hijau
3. 1 buah kabel berwarna hitam
4. 1 buah baju berwarna hitam
5. 1 buah kaos dalam warna putih yg terkena darah
6. 2 buah kaos kaki warna hitam putih
7. 1 buah celana berwarna biru

“Pelaku kami sudah tahan dan dilakukan proses penyidikan. Dan di jerat dengan, Primair pasal 339 KUH pidana subsideair pasal 338 KUH pidana lebih subsideair pasal 351 ayat ( 3 ) dan atau pasal 80 ayat ( 3) UU No 23 tahun 2002 Ttg Perlindungan anak dengan pidana penjara paling lama 20 tahun atau Seumur hidup,” terang Kasat Reskrim AKP Dion.

Berikan Komentar Anda
Share Button