Pemkab Paniai Fasilitasi Enam Alumni FKIP Ikut PPKKG di Makassar

Berpose bersama enam Alumni FKIP dari Kabupaten Paniai ketika mempersiapkan keberangkatan belum lama ini. (Foto:Jemi/PapuaLives)

PANIAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paniai memberangkatkan enam Alumni FKIP ke kota Makassar guna mengikuti Program Pelatihan Karakter dan Kerohanian Guru (PPKKG) selama 1 tahun di makasar. Peserta merupakan alumni FKIP se-Indonesia berasal dari Paniai. Pelatihan dimaksudkan untuk membina diri, karakter, kerohanian, serta pengembangan diri skil mereka akan di binai selama satu tahun di Makasar nantinya.

Apolonaris Yogi selaku Operator Dinas Pendidikan Paniai menyatakan dirinya sangat mengapresiasi kepada peserta yang akan ke Makassar dalam mengurus sampai pada pemberangkatan telah melewati  proses yang panjang. Dengan Tuhan kita bisa berangakat.

” Membina dan mengurus manusia tidak mudah. Maka Pendidikan harus didik baik, lalu anak yang didik benar-benar terdidik. Pemerintah kabupaten Paniai telah menyiapkan tujuh titik pendidikan, setelah mereka kembali pasti di titipkan di tujug titik itu.” jelas  Yogi kepada papualives.com , Kamis (03/12/2020).

Terkait hal itu, Bupati Paniai Meki Nawipa turut mendampingi peserta dalam perjalanan melalui jalan trans Paniai-Nabire bersama para peserta  pelatihan yang akan mengikuti PPKKG ke Makassar.

” Tuhan baik… karena hanya pendidikan sajalah yang bisa tolong orang Paniai dan Papua maju” tulis Bupati Meki dikutip akun sosial medianya kemarin.

Sementara itu, Yanto Kadepa Ketua Umum Ikatan Peduli Pendidikan Paniai Mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IPPP-MKP) se-Indonesia kepada media mengatakan bahwa seorang guru selain menyelesaikan profesi sarjana pendidikan, perlu membekali pendidikan karakter.

” Juga supaya menjadi guru yang takut akan Tuhan dan berkarakter untuk membina siswa menjadi pribadi yang bermoral dan bermartabat tinggi dalam situasi yang pesat akan globalisasi.” katanya.

Lanjutnya, Diharapkan kepada Alumni FKIP Se-Indonesia asal kabupaten Paniai yang sudah berangkat ke Makassar, agar bisa mengikuti proses pendidikan karakter disana dengan baik.

” Karena kalianlah ibarat lilin dalam kegelapan untuk membenai pendidikan Paniai dan menerangi Papua.” harapnya.

 

Berikan Komentar Anda