Untuk Meningkatkan Ekonomi, Pemuda Dukung Pembangunan Jembatan Kwawi- Mansinam
Pewarta: Fransiskus Kobepa
| 197 Dibaca
EDISI TERBIT: 8 Februari 2020
Thoms Ch. Syufi, Tokoh Pemuda Papua Barat. (Foto:Red/PapuaLives)

Manokwari,Berhubung dengan rencana pembangunan jembatan penghubung anatara Kota Manokwari dan Pulau Mansinam  sangat di setujui dan mendukung. Apa yang telah dicanagkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui gubernur Dominggus Mandacan itu perlu didukung oleh semua pihak, terutama masyarakat Papua Barat dan Manokwari. Sebab adanya jasa pesawat, mobil sewa, hotel, dan restoran yang dapat meningkatkan ekonomi di daerah ini. Hal itu dikatakan Thomas Ch. Syufi, Tokoh Pemuda Papua Barat kepada media papualives.com Sabtu 8/02/2020 siang tadi.

Syufi menjelaskan bahwa sebagaimana proposal pembangunan yang telah disodorkan oleh Gubernur kepada salah satu pejabat Bappenas, Felix Fernando Wanggai pada HUT PI ke- 165, 5 Februari 2020 adalah hal yang sangat luar biasa. Diharapkan pembangunan jembatan ini menjadi perhatian serius oleh pemerintah pusat.

” Apalagi kini Wakil Menteri PUPR adalah putra asli Papua, yakni Jhon Wempi Wetipo harus mengawal dan menggejot pembangunan ini hingga selesai.” jelasnya.

Ia menambahkan, Seharusnya jembatan penghubung Kwawi( Kota Manokwari)- Mansinam lebih dulu dibangun, sebelum Jembatan Merah di Jayapura karena Mansinam adalah ikon sekaligus tempat peradaban orang Papua pertama dimulai.

” Karena selama ini cukup sukar bagi para peziarah soal transportasi. Dari dulu hingga kini para peziarah ke Mansinam hanya menggunakan speedbooat dan perahu mendayung.Maka jembatan jadi solusi untuk memudahkan hal tersebut. Dan saya yakin bila ada jembatan maka setiap 5 Februari peringatan HUT PI para peziarah akan makin banyak.” kataya.

Tokoh Pemuda sekaligus Wakil Ketua DPD KNPI Papua Barat bidang Hukum dan HAM ini menilai  akan membawa manfaat bagi orang Papua dan Manokwari secara khusus. Perdamaian pun akan terwujud, ekonomi rakyat di Manokwari pun makin meningkat.

” Untuk 5 Februari ini, 2020 saja, para peziarah begitu banyak datang dari berbagai daerah di Tanah Papua. Mereka menggunakan jasa pesawat, mobil sewa, hotel, dan restoran yang dapat meningkatkan ekonomi di daerah ini.” tutur Syufi ketika menghubungi media ini dari Manokwari.

Berikan Komentar Anda