Ratusan Siswa-Siswi SMA N I Mimika Ikut Vaksin Merdeka

Suasana kegiatan Vaksin Merdeka di SMA Negeri 1 Mimika. (Foto:Frans/PapuaLives)

MIMIKA – Pada hari Selasa tanggal 31 Agustus 2021, bertempat di Halaman SMA Negeri I Mimika telah dilaksanakan kegiatan Vaksinasi Merdeka yang diikuti sebanyak 327 Siswa – Siswi, dalam rangka percepatan Vaksinasi Provinsi Papua.

Kasat Binmas Polres Mimika Iptu Paulus Randeratu dalam kesempatannya menyampaikan kegiatan Vaksinasi Merdeka adalah bentuk kerjasama antara Polres Mimika dengan Pemerintah Daerah Mimika khususnya Dinas Pendidikan.

Saya berharap agar Sekolah-sekolah lain di Kabupaten Mimika yang belum melaksanakan kegiatan Vaksinasi agar segera dilaksanakan dengan berkordinasi dengan Polres Mimika sehingga akan diambil Tindakan lanjut.

Khusus untuk Siswa-siswi dan para Guru jangan takut untuk divaksin karena ini adalah program dari Pemerintah yang bertujuan untuk menyehatkan masyarakat Papua sehingga terhindar dari ancaman virus Covid-19.

Kepala Sekolah Drs Mathius Mamo, dalam kesempatannya menjelaskan bahwa kegiatan Vaksinasi ini bertujuan untuk memberikan imun kesehatan kepada para Siswa-siswi dan ini juga sesuai dengan rencana Pemerintah memberlakukan proses belajar mengajar tatap muka, maka semua Sisawa-siswi diwajibakan untuk di vaksin.

Ada sebanyak 1.300 Siswa-siswi di SMA Negeri I Mimika dan semuanya akan mengikuti vaksin, dengan catatan bertahap yaitu pada hari ini masih Kelas X, besok Kelas XI dan hari berikutnya kelas XII sampai semuanya sudah divaksin.

drg Marliana Tarukponno selaku Kapus Wania bersama 17 tenaga vaksinator dan 8 tenaga sukarela dari PMI Mimika menjadi tenaga administrasi guna mendukung tertibnya dan juga mempercepat vaksinasi. Kegiatan dimulai dengan cara para siswa-siswi mendaftar secara online dan juga manual pada meja pendaftaran, selanjutnya menunggu giliran antrian untuk di vaksin.

Vaksin selesai dengan jumlah mendaftar sebanyak 332 orang, yang di vaksin sebanyak 327 orang, dengan rincian vaksin kedua 10 orang dan vaksin pertama sebanyak 317 orang, serta yang tertunda sebanyak 5 orang.

Berikan Komentar Anda