Balik Atas
SAR Dogiyai gelar demo,Ini tiga tuntutan menolak rasisme
 
Pewarta: Yesaya Goo Edisi 27/08/2019
| 588 Views
Pemerintah Dogiyai ketika menerima aspirasi demo (Foto: Yesaya/PapuaLives)

Dogiyai,Aksi Demontrasi damai diwilayah Dogiyai dikordinir oleh Solidaritas Anti Rasisme (SAR) Dogiyai gelar demo pada senin 26 agustus 2019 Dogiyai,Papua.

Penanggung jawab SAR Dogiyai Yames Pigai saat diwawancarai media papualives.com mengatakan massa aksi yang dihadiri diperkirakan 10 ribu lebih jiwa massa . Aktivitas Masyarakat, Pemerintahan, Perekonomian, Pendidikan Mogok Total pada senin (26/08/2019).

Aksi demo dengan tiga tuntutan SAR Dogiyai yakni

1. Menolak Menyebut Orang Papua Monyet, Menolak Rasisme.

2. Memberikan Penentuan Nasib Sendiri bagi Rakyat Papua.

3.Memulangkan Mahasiswa Papua, Kembalikan ketanah asalnya Orang Non Papua yang ada di Papua

Aksi demo damai diwilayah Dogiyai dikordinir oleh Solidaritas Anti Rasisme (SAR) Dogiyai aksi berjalan bermartabat, tertib dan aman.

“Tidak ada pembakaran, pengrusakan, pengibaran bendera kejora, hingga aksi selesai massa rakyat pulang kerumah masing-masing.”tutup Pigai.

Salah satu Orator aksi, Benny Goo ketika ditemui media menurut dia, pelecehan rasisme tidak bisa toleransi sebab hal itu merupakan kebencian yang tidak disukai oleh manusia di muka bumi.

” Berharap tidak hanya sekadar diucapkan hanya untuk menyejukan hati rakyat Dogiyai, namun selebihnya dibarengi dengan tindakan nyata.”harap Goo.

Berikan Komentar Anda
Link Banner Link Banner