Satgas Covid-19 Bersama DPRD Paniai Gelar Rapat Evaluasi
Pewarta: Redaksi
| 420 Dibaca
EDISI TERBIT: 31 Maret 2020
Suasana Pertemuan Satgas Covid-19 bersama anggota DPRD Paniai.(Foto:Demianus/PapuaLives)

Paniai,Dalam rangka penyebaran virus Corona (Covid-19) di kabupaten Paniai digelar pertemuan Satgas Covid-19 bersama anggota DPRD kabupaten Paniai.Berlangsung minggu,(29/03/2020) di Ruang rapat RSUD Paniai di Madi.

Pertemuan dilakukan dalam rangka penanggulangan dan pencegahan virus Corona (Covid-19) di kabupaten Paniai dipimpin langsung ketua Satgas Kadinkes Paniai Martinus Yukey,SKM.

Adapun hal hal yang disampaikan disampaikan merupakan data update perkembangan pencegahan Covid-19 di wilayah Paniai:

Sabtu. 28 Maret 2020
Pukul : 14.00 WIT
ODP   :  15 orang
PDP   :  Nihil

Minggu. 29 Maret 2020.
Pukul   : 14.00 WIT
ODP     : 9 (6 orang sudah tanpa gejala pemantauan lewat dari 14 hari)
PDP Nihil.

Senin. 30 Maret 2020.
Pukul  : 14.00 WIT
ODP     : 12 ( hari ini 1 orang sudah tanpa gejala dan pemantauan lewat dari 14 hari; 4 ODP baru)
PDP Nihil

Menurut Informasi dari Data ini menunjukkan progress yang baik jika fenomena awal ODP, PDP naik kemudian data itu stabil, kemudian menurun dan kasus berkurang jika ada yang sembuh dan meninggal.

ODP menggambarkan aktivitas surveilans yang tracing kontak dan karantina mandiri.

PDP menggambarkan kegiatan rumah sakit termasuk laboratorium dan logistik /obat dan APD. Ada fase dimana ODP dikeluarkan jika tidak ada gejala setelah 14 hari.

Kadinkes Paniai mengatakan bahwa makin banyak ODP dan PDP pada fase awal ini bagus untuk memutuskan rantai penularan , setelah itu grafik stabil dan seterusnya menurun berarti kita berhasil.

” Cara pikirnya sederhana adalah Virus tidak bergerak (alias ‘diam’) tapi Manusia yang menggerakkannya (memindahkan dari satu orang keorang lain). “Kata Martinus.

Kadinkes Paniai, menjelaskan jika kita semua berhenti bergerak alias ‘diam’ dirumahsaja maka virus akan berhenti berpindah dan virus mati

” Sehingga rencana satgas Covid-19 bersama DPRD Paniai besok mulai sosialisasikan angkutan pribadi dan angkutan umum tidak diperbolehkan beroperasi (muat penumpang) jalur paniai-waghete, waghete-paniai, paniai-dogiyai, dogiyai-paniai kecuali mereka yang sakit atau mau berobat ke RSUD Paniai masih diperbolehkan.” Jelasnya.

Lanjutnya, Dinas kesehatan kabupaten Paniai tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat dihimbau tetap tenang dan waspada tapi tidak boleh panik.

Kadinkes juga berharap masyarakat ikuti himbauan dari Gubernur Papua dan Bupati Paniai serta Maklumat Kapolri untuk tinggal di rumah saja dan jaga kebersihan kesehatan diri dan keluarga (Isolasi diri).

” Bila ada gejala sakit cepat berobat ke fasilitas kesehatan terdekat puskesmas dan RSUD untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.”harapnya.

Selain itu, untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut terkait virus Corona (Covid-19) bisa mengunjungi Posko Satgas di Dinkes dan RSUD atau bisa menghubungi Call Center kami seperti yang tertera di baliho, stand banner dan poster.

Berikan Komentar Anda
Share Button