Balik Atas
Sekda Provinsi Papua Hery Dosinaen Menutup Pesparani I Provinsi Papua 2019
 
Pewarta: Andreas Rumyaan Edisi 18/11/2019
| 74 Views

Jayapura : Sekda Papua, Hery Dosinaen, resmi menutup Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) I Katolik, tingkat Provinsi papua, yang dilaksanakan dari tanggal 14-18 November 2019, di Jayapura.

Penutupan dilaksanakan di Aula Uncen, selasa malam (18/11), ditandai pemukulan tifa oleh Sekda Papua, didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Pdt Amsal Yowei, Uskup Jayapura Mgr Leo Laba Ladjar, OFM, Ketua Umum Pesparani Katolik I Provinsi Papua Benhur Tomi Mano, Ketua LP3K Provinsi Papua FX Mote dan para Ketua LP3K Kabupaten dan Kota se-Papua.

Menurut Sekda, Pesparani Katolik I adalah potret toleransi dan keharmonisan antara umat beragama yang ada di provinsi paling timur Indonesia.

“Atas nama Gubernur Lukas Enembe, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua LP3K Provinsi Papua FX Mote dan Uskup Jayapura Mgr Leo Laba Ladjar, OFM yang hadir untuk memberikan pencerahan kepada kita semua.

Hery juga mengapresiasi Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano yang merupakan tokoh (GKI) Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua, yang ditunjuk menjadi Ketua Umum Pesparani Katolik I Provinsi Papua.

Sementara Ketua Umum Pesparani Katolik I Provinsi Papua Benhur Tomi Mano mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Papua yang telah membantu dana sebesar 1.5 Miliar demi terselenggaranya acara ini., selain bantuan 1 Miliar darn Pemkot Jayapura.

Kontingen Kota Jayapura Raih Juara Umum Pesparani I

Sementara itu, kontingen kota Jayapura, berhasil tampil sebagai juara umum Pesparani I, yang diikuti 14 kontingen se-Papua.

Kota Jayapura berhasil mengumpulkan nilai sebanyak 3.780, dari 4 champion, 3 gold, 6 silver, dari 13 mata lomba yang diikuti.

Sementara juara kedua diraih kabupaten Merauke dengan total nilai 3.220, dari 4 champion, 6 gold, 4 silver, dengan 12 mata lomba yang diikuti.

Disusul juara ketiga dari Kabupaten Mappi dengan mengumpulkan nilai 3040, dari 4 champion, 2 gold, 3 silver, dari 9 mata lomba yang diikuti.

Masing masing juara mendapat hadih piala tetap, piala bergilir dan uang pembinaan. Sementara juara umum akan diikutkan pada Pesparani I tingkat nasional pada bulan November 2020 di Kupang, NTT.

Berikan Komentar Anda