Senyum Kepalsuan

Foto : ilustrasi kepalsuan / ist

Engkau berdiri di atas mimbar kebijaksanaan
Berseru menyampaikan amanat berapi-api
Selaksa malak terpana akan runtunan orasi
Tertipu oleh manisnya rangkaian kata dan rayuan

Mulutmu menganga melebar menyambut pekikkan
Sorakkan dan yel-yel tak henti
Dibunyikan oleh para pemujamu tak mengerti
Sedih, mereka termakan kemunafikkan

Senyum di bibir simbol kepercayaan
Diuntaikan beserta sumpah dan janji
Semua makhluk tak insaf bahwa mereka sedang dibohongi
Senyum mu adalah suatu senyum kepalsuan

Mereka ibarat anak dara perawan
Dikorbankan demi kepentingan egoisme duniawi
Setelah itu mereka akan dicampakkan lagi
Semudah engkau membalik telapak tangan

Lantas realita berbicara tak sepadan
Harimu sibuk mencari duit yang akan engkau kantongi
Waktumu digunakan untuk mengenyangkan perut pribadi
Sementara mereka akan engkau terlantarkan

Tiada kasih yang akan engkau pancarkan
Tiada cinta yang dapat engkau beri
Hanya kerasnya derita akan merenggut setiap insani
Sedangkan engkau jua menaburka senyum kepalsuan

Oleh : Chyku F.Tarenj 

 

Berikan Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.