Beranda News Perdana, SMP Negeri 1 Aradide Akan Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar

Perdana, SMP Negeri 1 Aradide Akan Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar

1452
0
Berfoto bersama kepala sekolah SMP Negeri I Aradide berserta sejumlah guru disela-sela pelatihan IHT   (Foto: Jemi/PapuaLives)

PANIAI – Dalam rangka mewujudkan kurikulum merdeka belajar di kabupaten Paniai dengan bermaksud meningkatkan kualitas pendidikan yang kompeten dengan mengikuti kebutuhan siswa zaman era digital ini. Guru dari SMP Negeri I Aradide ikuti pelatihan In House Training (IHT) program Sekolah penggerak, berlangsung 24-28 Juli 2023 lalu.

Pelatihan itu merupakan harapan bagi sekolah swasta maupun negeri dari Kemendikbud- Ristek kepada kepala sekolah, guru dan siswa mampu beradaptasi dengan perubahan pada kurikulum tersebut.

Kepala sekolah (Kepsek) SMP Negeri I Aradide, Nicolaus Kadepa,S.Pd mengatakan perubahan itu dilakukan dengan melihat kondisi dan kebutuhan siswa sesuai dengan berbasis kearifan lokal yang ada.

” Setelah mengikuti pelatihan tentang sekolah penggerak dan kurikulum merdeka. Setelah kegiatan berakhir setiap guru mengapresiasi dan mendukung kurikulum merdeka.”kata Kepsek [29/07/2023] kepada media ini.

Pihaknya, juga bersepakat untuk menjalankan kurikulum merdeka sesuai instruksi kementerian pusat. Menurutnya pelatihan itu membahas tentang beradaptasi kurikulum merdeka, tujuan dan manfaat, prinsip dan assesmen, CP, ATP dan P5.

” Sesuai peraturan dan alur implementasi kurikulum merdeka untuk membangkitkan pendidikan menuju generasi emas 2045.”jelas Kadepa.

Ditempat sama, Berkatius Kedepa, S.Pd Guru SMP Negeri I Aradide  mengakui sebagai guru harus berperan aktif sebagai pelatih, pengarah, pengasuh, pengajar dan penunjuk kemana arah dituju dalam implementasi pembelajaran.

” Paniai membutuhkan generasi yang kreatif, inovatif, dan daya berpikir yang mampuh mengubah, maka kami mengharapkan untuk mendukun pendidikan Paniai demi menuju Paniai-Papua yang bisa bersaing dengan daerah lain.”ucapnya.

Mewakil dewan guru, Kedepa juga menilai  kehadiran sekolah penggerak merupakan salah satu pintu demi menuju perkembangan pendidikan dan pemerintahan yang mutuh dan solit.

” Sangat penting sekali untuk berkolaborasi dari semua pihak, untuk mendukung dan memelihara tunas pendidikan yang sudah ada ini.”harapnya.*

 

Pewarta  : Jemi Yumai

Editor      : Redaksi