Balik Atas
Solusi Masalah BBM di Papua Bukan satu Harga Tapi Pemerataan Ketersediaan BBM
 
Pewarta: Redaksi Edisi 27/04/2019
| 1603 Views
John NR Gobai (Foto:Dok PapuaLives)

Pengantar


Bahan Bakar Minyak merupakan sebuah kebutahan masyarakat luas untuk menunjang transportasi baik darat, udara dan laut.
Tanah Papua yang luasnya 3 kali Pulau Jawa dan Pulau terbesar kedua di Dunia setelah Greenland memiliki tantangan tersendiri sehingga perlu penanganan yang khusus.
Daerah pegunungan dengan tantangan yaitu perkampungannya berada di medan pegunungan yang terjal, dengan lembah-lembah yang kecil, seperti di Kabupaten-kabupaten di daerah Pegunungan Papua. Daerah-daerah rawa mempunyai tantangan yaitu perkampungannya di daerah yang rawa dan sungai-sungai seperti di kabupaten Asmat, Kabupaten Mimika, Kabupaten Waropen
Kondisi daerah ini tentunya mempunyai permasalahan BBM tersendiri, sehingga perlu adanya penanganan secara serius, artinya permasalahan BBM di Papua bukan hanya persoalan harga tetapi ketersediaan BBM di daerah Pesisir jauh dan Pegunungan.

Permasalahan BBM di Papua
Permasalahan Bahan bakar minyak (BBM) di Papua

dalam pengamatan saya, bukan sekedar 1 (satu harga di Papua tetapi juga soal pemerataan ketersediaan BBM, hal ini dialami didaerah Kabupaten Asmat, Kabupaten Mimika, Kabupaten Waropen serta Kabupaten-kabupaten di Daerah Pegunungan Papua.
Satu harga BBM,Presiden Joko Widodo telah menetapkan dan melakukan kebijakan penetapan satu harga BBM, agar BBM dapat dibeli dengan harga yang sama di Jawa, artinya harga di Jawa dengan harga di Pegunungan Papua sama. Dalam pengamatan kami harga BBM harganya masih tetap berfluktuasi dan masyarakat di Papua masih terlilit oleh keadaan itu, namun masyarakat belum mengeluh terlalu kuat dengan keadaan tersebut.
Pemerataan BBM,Permasalahan BBM yang ada juga adalah Pemerataan ketersediaan BBM, dalam pengamatan kami ketersediaan BBM di daerah daerah pesisir yang jauh serta pegunungan yang yang jauh dari kota, hal ini dapat kita jumpai di Kabupaten Asmat, Kabupaten Mimika, Kabupaten Waropen, Kabupaten Intan Jaya. Masyarakat didaerah ini mengeluh karena ketersediaan BBM, karena untuk kebutuhan pembangunan dan pelayananan pemerintahan di daerah daerah ini sangat tergantung dengan BBM

Solusi


Dalam rangka menjawab permasalahan BBM maka hal yang perlu kami usulkan adalah;
Perlu penambahan jumlah Depot dan dibuat Depot PERTAMINA serta adanya pelabuhan PERTAMINA untuk memungkinkan Kapal Tanker mengakut minyak di Kabupaten Asmat dan Kabupaten Waropen serta Kabupaten Mimika.
Perlu adanya Subsidi bagi pesawat pengangkut BBM untuk daerah daerah pegunungan.
Demikian temuan yang telah kami jumpai di daerah, sehingga diharapkan Pihak Kementrian ESDM dan PERTAMINA dapat menindaklanjuti temuan ini.
salam dan Hormat

JOHN NR GOBAI

Anggota DPR Papua

Berikan Komentar Anda