Tapaku Disini, Melukis Panorama Danau Qu Taage
Pewarta: Eman You
| 383 Dibaca
EDISI TERBIT: 30 Mei 2020
Pinggir danau tagee (Foto:Dok.Pribadi)

DANAU TAGE Nan pempersona. Sungguh panorama alamnya sangat menarik sehingga setiap orang yang menginjakan kakinya di kawasan ini tak lain hanya mengungkapkan satu buah kalimat ”waah indah sekali”.

Danau ini terletak di antara dua distrik yakni Yatamo dan Deiyai Miyo, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua.

Jarak dari ibu Kota kabupaten Paniai (Enagotadi) hingga Danau Tage tidak jauh sekitar 4 Km sebela selatan Danau Paniai sehingga memudahkan warga mengunjunginya karena jaraknya yang berdekatan.

Pertualangan ke Danau Tage sepanjang ± 4 km dalam perjalanan anda disuguhkan dengan pemandangan alam yang indah, beraneka macam jenis tumbuhan dapat dijumpai disini,akan melewati kawasan hutan lindung juga bisa menikmati keindahan kampung-kampung di pesisir danau Paniai .

Keindahan alam mempesona (Foto: Dok.Pribadi)

Untuk mencapai Tege anda bisa menggunakan alternatif satu-satunya melalui trasportasi danau. Bagi yang ingin mengunjungi atau menikmati panorma danau tage anda bisa menyewa speedboat masyarakat setempat dengan harga Rp. 500.000 PP menuju Dimiya atau Wotai.

Kalau melalui Dimiya jarak yang ditempuh 45 menit, sebelum kita menikmati indahnya panorama alam danau tage. Terlebih dahulu akan menjumpai sejumlah telaga di potamo dan akan menikmati juga terbentangnya pulau mayageya yang terbaring bagaikan seekor kamping jantang, dan bisa juga mampir sebentar menikmati jernihnya kali Dimiya dan teduhnya telaga wauyepa di Kampung Dimiya.

Kedua dengan menggunakan speetboat yang berangkat dari dermaga Aikai langsung menuju Wotai dengan jarak tempuh 40 menit dan hanya membutuhkan biaya Rp. 450.000. dari Wotai berjalan kaki menuju Danau Tage melewati bukit Kebouya. Dari tua kotu kita bisa menatap pertama kalinya panorama danau Tage.

Wotai seputaran danau tagee (Foto:Dok.Pribadi)

Danau ±250 ha² ini dikelilingi oleh Batu karang dan hamparan pasir putih yang luas membentak mengikuti garis tepi danau. Berjejer pula pepohonan yang dikeliling dengan lahan pertanian (kebun) masyarakat, ditanami Ubi, Tebu, Keladi dan Sayur-Mayur serta Tumbuhan lainnya.

Ditepian Danau Tage ini sangat cocok untuk menikamati suasana terbenamnya matahari sambil berenang anda bisa langsung menikmati pemandangan Gunang Deiyai dengan ketinggian ±3000 m diatas permukaan laut yang merupakan gunung tertinggi di Kabupaten Paniai. Pemandangan ini memberi sensasi tersendiri bagi pengunjung dikawasan ini.

Bagaikan seorang gadis kampung yang menutup tabirnya bila sengaja diperhatikan, gunung ini akan tertutup kabut seolah malu bila sengaja datang untuk melihatnya. Sambil menikmati suasana ditepian danau ini, anda bisa berolahraga seperti joging, barmainbola, jalan-jalan ataupun bercengkrama dengan keluarga.

Bagi pencinta scuba daving anda bisa menikmati keindahan terumbu karang yang membentang membentang dalam danau, anda juga bisa memancing disepanjang selat di danau ini.

Epouto, Igona dan Dimiya Merupakan tempat peristirahatan yang menjanjikan, ketiga kawasan ini paling cocok dilakukan konsep wisata kampung atau kampung yang menyajikan nuansa pedesaan yang sejuk dan damai dapat mengobati rasa kangen akan suasana perkampungan yang jarang ditemui di masa akan datang.

Epouto, Uwebutu, Wotai, Dimiya dihuni umumnya oleh marga You, Mote, Tatogo dan Tekege (masyarakat Suku Mee) yang dikenal dengan nama Yatamo.

Epouto, disana ada perumahan misionaris yang bisa menyewa semalam Rp.500.000. Sambil santai menikmati pantulan sinar senja ditepian danau tage yang cerah sambil memandang birunya danau sepanjang mata, bagi penggila berenang anda bisa langsung menikmati air danau yang bersih dan asri.

Berkunjunglah ke Igona dan Mogokebopa marasa niscaya anda akan terpesona, entah apa sebabnya “bibir danau terindah” di danau tage ini selalu berhasil memikat mata para pengunjunggnya.

Alamnya yang masih “perawan” dan belum tersentuh tangan – tangan jahil manusia menambah nuansa keteduhan pengunjung, disepanjang garis bibir danau terhampar pasir putih selalu ada deburan ombak menghempas yang diikuti oleh suara – suara angin bersiul menjawabnya.

Disepanjang Igona hingga Kipo Butu berjejer pohon cemara yang melambaikan selamat datang bagi pengunjungnya, anda juga bisa menikmati telaga air obiyo, Dogowai, Ekaumaga, dan Mogouguwopa yang muaranya langsung berhempitan, keteduhan dan jernihnya air menambah ketenangan pengunjungnya.

Telaga Obiyo ini terletak disebelah barat kampung epouto ±3 km dengan jarak tempu 30 menit. Perjalanan ke obiyo ini selalu lancar anda bisa menggunakan speetboat, peraru dan berjalan kaki yang dilalui cenderung bergelombang dan tak banyak tanjakan sehingga bisa menempuhnya sambil bersantai.

Disepanjang jalan anda bisa menikmati pemandangan perkampungan warga dengan rumah khas orang Mee, keramahan warga juga diselingi pohon pepohonan dan batu karang sepanjang jalan.Berkunkung ke Danau Tege marasa anda akan suguhkan dengan makan nota bakar dan isap tebu bisa juga merasakan berbagai macam buah-buahan.

Danau ini berada tepat di Kabupaten Paniai dengan ketinggian 700 m diatas permukaan laut. Danau Tage merupakan danau terkecil di Kabupaten Paniai setelah danau Tigi dan Danau Paniai, sangat cocok bagi wasatawan yang suka berpetualang dialam bebas.

Danau Tage terkenal keramat bagi masyarakat sekitarnya, airnya jernih dipenuhi dengan bunga teratai diatasnya, udaranya sejuk. anda bisa menikmati ketenangan Danau Tage dengan menggunakan perahu dengan pemandangan indah di ujung senja itu tampak awan berarak-arak, bergumpal-gumpal menggantung di kanopi langit di atas Danau Tage.

Kala bersampan di tengah danau ini, kita seolah merasa jangan-jangan kita ini sudah berada di beranda surga yang sering digambarkan begitu indah tak terkirakan.

Bayangkan saja, pantulan sinar matahari senja memendarkan warna lembayung, udara yang sejuk disisipi awan-awan kelabu kelam serta putih lemah memayungi kepala kita.

Memasuki senja angin malam pun datang semilir menyumbui permukaan danau yang mulai kelam. Bila anda ingin berkeliling Danau hanya dengan biaya Rp. 500.000 masyarakat setempat siap mengantar anda berkeliling ke mana saja dengan waktu sepuasnya, anda bisa mengunjungi perkampungan warga yang mengelilingi danau ada dusun Mogokebopa, yupikauwo, Yimouto, Kipo, Igona, Dagowai, Onepa, Okogopa, dan Maiyai anda akan disambut dengan senyum ramah masyarakat mee disekitanya sekaligus anda bisa mencicipi berbagai jenis ubi-ubian dengan ikan bakar, udang bakar dan colo – colo khas Paniai.

Dari pada baca saja, lebih baik datang menyaksikan sendiri panorama alam Tage sedang menanti anda. Oke……!!!

Berikan Komentar Anda
Share Button