Tekan Laju Penyebaran COVID-19, BIN Kembali Gelar Vaksinasi Pelajar Secara Door to Door

Vaksinasi door to door dan pembagian sembako di perkampungan. (Foto:Frans/PapuaLives)

BANDUNG–Badan Intelijen Negara (BIN ) kembali melakukan aksi langsung terjun ke lapangan melakukan vaksinasi sekaligus memberikan 10.000 bansos (bantuan sosial) berupa sembako termasuk vitamin secara door to door serentak di beberapa wilayah.

“Hari ini sesuai perintah bapak Presiden, BIN melaksanakan vaksinasi door to door dan pembagian bansos (bantuan sosial) sebanyak 10. 000 (paket) termasuk vitamin di lima provinsi lainnya,” kata Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan S.H., M.Si, di
usai menyaksikan kegiatan door to door vaksinasi dan pembagian sembako di Jalan Bantar Gedang, Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (17/7/2021).

Budi Gunawan menjelaskan, vaksinasi door to door yang dilakukan BIN merupakan salah satu upaya akselerasi program vaksinasi 3 juta dosis per hari. Sehingga target herd immunity (kekebalan komunal) mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021.

Menurutnya, aksi vaksinasi massal tersebut dilakukan serentak beberapa titik di Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Riau. Daerah-daerah tersebut merupakan zona merah persebaran COVID-19.

“Door to door vaksin yang dilakukan BIN mengadopsi metode vaksinasi yang digunakan beberapa negara seperi AS dan India. Ini merupakan solusi yang efektif dan efisien yang dapat membantu menekan laju penyebaran COVID-19,” paparnya.

“Pembagian sembako sekaligus melakukan metode vaksinasi jemput bola diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga dalam melaksanakan vaksinasi. Karena metode ini terbukti dapat menjangkau keluarga yang belum mempunyai akses vaksin. Selain itu dapat pula menjangkau individu yang takut keluar rumah untuk menghindari tertular COVID-19,” papar Budi Gunawan.

Budi Gunawan menegaskan, pembagian bansos berupa sembako ini diharapkan dapat sedikit meringankan kesulitan akibat dampak ekonomi dari pandemi t.

Budi Gunawan mengingatkan, agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan gotong royong, saling bahu membahu menyisihkan rezekinya berbagi ke saudara-saudara dan berdoa bersama agar pandemi ini segera berakhir.

“Mari tetap kita patuhi protokol kesehatan dan berdoa semoga pandemi ini segera berakhir, ” ujar Budi Gunawan.

Berikan Komentar Anda