Terima Kasih Pak Jokowi, Harga BBM kami sudah sama seperti di Jawa

Asmat,Pada saat Kunjungan Daerah Pemilihan di Kabupaten Asmat. Bapak Marthen Douw mendapatkan kesempatan bersama dengan Rombongan BPH Migas yang dipimpin Bapak Patuan Alfon Simanjuntak Selaku Direktur BBM BPH Migas untuk meresmikan Sub Penyalur BBM di Kampung Sagere di Distrik Auyu Kabupaten Asmat untuk membantu Distribusi BBM sampai ke pelosok-pelosok Daerah.

Perjalanan yang cukup melelahkan harus ditempuh untuk tiba di wilayah tersebut. Perjalanan harus ditempuh menggunakan pesawat dari Jakarta menuju Kabupaten Timika selama 6 jam, lalu harus bermalam satu hari di Timika karena pesawat menuju Kabupaten Asmat hanya tersedia di pagi hari. Perjalanan dari Kabupaten Timika menuju Kabupaten Asmat di tempuh dengan menggunakan pesawat Twin otter dengan kapasitas 10 penumpang selama 60 menit, lalu perjalanan dilanjutkan menggunakan speed boat (perahu motor) berkapasitas 4 orang selama 6 jam.

Bapak Patuan Alfon Simanjuntak dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sub Penyalur BBM memang menjadi salah satu sarana bagi pemerintah untuk dapat mendistribusikan BBM sampai ke pelosok daerah, beliau mengapresiasi agen-agen sub penyalur yang mau bekerjasama dengan pemerintah guna pemenuhan kebutuhan BBM di daerah sampai di daerah terpencil.

Beliau juga menjelaskan mengenai harga di sub penyalur BBM contohnya harga Premium yang masih seharga Rp.8000,- per liter berbeda dengan di Jawa yang seharga Rp.6.450,- per liter dikarenakan masih ditambah dengan biaya distribusi angkut BBM dari storage hingga sampai ke agen sub penyalur dan juga keuntungan bagi pemilik sub penyalur BBM. Namun beliau mendorong agar sub penyalur yang memang menjadi urat nadi masyarakat akan mendapatkan prioritas di BPH Migas untuk didorong mendapatkan program “BBM Satu Harga” yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Ir. H. Joko Widodo untuk masyarakat di pelosok agar dapat merasakan perhatian yang sama dari pemerintah pusat.

Anggota DPR RI Komisi VII Bapak Marthen Douw mengapresiasi langkah dari BPH Migas untuk dapat terjun langsung di lapangan bahkan di daerah yang sulit dijangkau untuk dapat memastikan bahwa distribusi BBM benar-benar sampai ke seluruh lapisan masyarakat dan program-program terkait subsidi juga benar-benar tepat sasaran dan untuk masyarakat yang membutuhkan.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Jokowi atas perhatiannya kepada masyarakat kecil melalui program “BBM satu harga”, semoga program tersebut benar-benar tepat sasaran. Beliau juga menyampaikan siap jika diminta untuk mendampingi meninjau masyarakat di lapangan guna memastikan setiap program Pemerintah khususnya melalui Komisi VII bisa sampai ke tangan yang tepat.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penjualan perdana ke masyarakat 5 liter BBM jenis Premium dengan harga total Rp.40.000,- yang dituang langsung oleh Bapak Marthen Douw. Masyarakat merasa bersyukur atas diresmikannya agen sub penyalur BBM yang baru di Distrik Auyuu, karena sebelumnya masyarakat harus membeli di tempat yang jauh dan itupun harus dibeli dengan harga Rp.25.000,- – Rp. 30.000,- per liter.

Masyarakat berharap perhatian ini terus berlanjut dan selain BBM mungkin ada perhatian lain di bidang listrik, kesehatan, dan Pendidikan juga yang bisa diterima masyarakat hingga ke pelosok daerah. Diakhir perjalanan rombongan masyarakat berteriak serentak kepada kami “Bapa Jokowi. Terima kasih BBM kami sudah sama seperti di Jawa”. Saya berharap bisa menjadi penyambung lidah masyarakat, Saya Marthen Douw, “Saya Papua, Saya Pergi untuk Kembali”.

Berikan Komentar Anda
Share Button