ULMWP Wilayah Mee-Pago Nyatakan Sikap Dukung Green Station Di West Papua

ULWMP Wilayah Mee-Pago dalam salah satu kesempatan belum lama ini. (Foto:Jemi/PapuaLives)

NABIRE- United  liberation movemet for west Papua (ULMWP) wilayah adat Mee-Pago menyatakan sikap dukung Green Station di West Papua. Hal itu dinyatakan dalam pernyataan sikap pada tanggal 3 November 2021.

Pernyataan dukung tersebut berlangsung di Sekertariat ULWMP Mee-Pago. Dihadiri pimpinan adat dan Tokoh Pemuda serta masyarakat adat Mee-Pago.

Kegiatan bertujuan demi menyelamatkan  sumber daya alam (SDA) seluruh Dunia termasuk di tanah Papua. Paru-paru bumi terus meneruk dirusak sehingga dunia hampir terancam pemanasan global.

Demi menyelamatkan SDA di West Papua ULMWP wilayah adat Mee-Pago menyatakan sikap dan dukung sejumlah pernyataan sikap sebagai berikut:

1. Mendukung vission PBB/UN  tentang Green State Vission di West Papua dan Instesium Presiden ULWMP, Tn. Benny Wenda sebagai speaker pada Dekralasi pada tanggal 4 November 2021.

2. Menyerukan kepada negara-negara untuk mendukung Green State untuk kehidupan Papua untuk lebih baik tanpa kerusakan.

3. Mendorong masyarakat adat Papua untuk mengadopsi Green Stake sebagai suku-suku di Papua.

Kesempatan itu, Habel  Nawipa ketua ULMWP wilayah adat Mee-Pago sebagai anak anak adat maka dirinya dukung Presiden sementara ULWMP, pembicara Green State Vission PBB/UN di West Papua.

” Meminta Negara kolonial Indonesia tutup ilegal loging tambang emas, kayu, kelapa sawit, serta PT freeport Indonesia tutup semua  perusahaan yang sedang beroperasi di West Papua.”kata Nawipa,Rabu [03/11/2021] kemarin.

Dirinya Menilai saat ini Perusahaan beroperasi terus-menerus di lakukan sehingga mengakibatkan Musna etnis Pribumi Papua dan alam Papua sudah tercemar pemberi kehidupan tidak ada lagi justru mematikan bagi penduduk aslinya.

” Kami merasa pedih dan kecewa melihat amati setiap hari sumber daya alam yang adalah sumber kehidupan bagi orang asli Papua di kuras oleh feodalisme asing Pribumi di marjinalkan akhirnya bumi dirusak dan tercemar, organisme biotik dan abiotik akan punah.”jelas Nawipa.

Lanjutnya, Negara hadir untuk menjaganya tapi nyatanya tidak justru menambah memusnahkan SDA dan SDM secara terstruktur.

“Kami ULWMP masyarakat adat wilayah Mee-Pago mendukung Tn. Benny Wenda speaker di Green State yang adalah vission PBB/UN.”pungkasnya.*

Berikan Komentar Anda