Balik Atas
Usai Meliput Acara Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Paniai, 6 Oknum Wartawan di Polisikan
 
Pewarta: Redaksi Edisi 30/11/2018
| 421 Views
Surat kehadiran untuk memberikan keterangan (Foto:Dok.Papualives)

Nabire, Sangat di Sayangkan nasip 6 oknum Wartawan yang berniat baik guna menjalankan tugas Pokoknya sebagai Jurnalis dalam meliput kegiatan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paniai belum lama ini, Namun karena tak sanggup membayar biaya sewa kendaraan yang di gunakannya, akhirnya di laporkan oleh pihak pemilik Mobil ke Polisi. Nabire, Rabu (28/11/2018).

Pasalnya sang pemilik mobil Rental merasa keberatan karena tidak ada kepastian dari 6 oknum Wartawan yang menyewakan mobil pada saat Peliputan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paniai belum lama ini, akhirnya Sandi Purnama pemilik mobil melaporkan khasus ini ke pihak yang berwajib.

Menurut Korban RK (41) seorang oknum Wartawan Bahwa, pada hari Rabu PD (46) oknum Wartawan’ menghubungi RK melalui hanpone seluler berniat mengajak RK ke Kabupaten Paniai dalam rangka peliputan kegiatan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paniai,”ucap RK.

“Namun RK menyampaikan kepada PD dimana saat ini RK lagi Bersama 4 rekannya YR, SN, JF dan JP yang saat itu lagi dalam kegiatan Peliputan. lalu RK menyampaikan kepada PD “Saya tidak enak tinggalkan teman-teman, apakah bisa di ajak rekan rekan saya ke Paniai, siapa tau mereka bisa mendapatkan tambahan rezeki dari kegiatan tersebut, jelas RK Dalam pembicaraan Dengan PD melalui hanpone seluler. Lalu PD menyampaikan, “Ok” Kalo begitu saya hubungi pihak yang mengajak PD ke Paniai.”tutur RK.

“Selanjutnya PD kembali menghubungi RK dan menyampaikan bahwa bisa teman teman ikut dan PD meminta nama- nama wartawan yang di ketahui rekannya RK untuk ikut ke Paniai,”jelas RK.

lanjut RK, “Saya menyampaikan ke PD, bagaimana terkait dengan transportasi (Mobil) yang akan di gunakan ke Paniai, dan PD mengatakan dengan Nada meyakinkan kepada RK bahwa,”Uda cari aja mobil, ga masaalah, nanti di atas kita juga tinggal buat laporan di sana (paniai) saya kira mereka juga taulah,”ucap PD dalam Percakapan di Hanpone dengan RK.

Saat itulah RK merasa yakin atas ucapan PD dan langsung menghubungi mobil untuk di gunakan ke Paniai dalam rangka peliputan Pelantikan Bupati Paniai.

Lanjut RK’ sungguh sedih Setibahnya di Paniai yang telah memakan waktu 7 jam dari kota nabire, dimana sudah capek dalam perjalanan, namun mereka terkesan terlantar, bahkan tidur pun di dalam mobil untuk menanti siang dalam rangka acara pelantikan,”ucap RK.

Keesokan Harinya Jum’at 23/11/2018. RK, PD bersama SM, SN, JP, JF, YR sebagai oknum wartawan yang hanya dengan berbekal sarapan segelas kopi lalu menuju ke kantor Bupati Paniai guna meliput giat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Paniai Periode 2018-2023,”tutur RK dan kawan-kawan.

Usai acara Pelantikan Bupati Paniai Lanjut RK, “kami masih di dalam ruangan kantor Bupati, PD bersama SM berkoordinasi dengan saudara Damianus, dalam kesempatan tersebut SM dan PD mengajukan Nama-nama Kami Wartawan serta mempertanyakan kejelasan kinerja kami yang ikut bekerja dalam peliputan giat tersebut kepada Damianus, selanjutnya Damianus menyampaikan bahwa, “Saya akan ajukan nama-nama kalian ke Panitia, dan harap menunggu informasi dari saya, ucap Damianus saat itu,”jelas RK dan kawan-kawan.

“Sambil menunggu kejelasan dari Damianus, akhirnya RK, PD dan Rekannya mengambil kesimpulan untuk turun ke Nabire yang di tempuh paling cepat 7 jam perjalanan mengunakan Mobil, hal tersebut dengan maksut sambil menunggu info dari Panitia melalui Damianus, dan besar harapan kami (Wartawan) kiranya mendapatkan Perhatian dari pihak Panitia dalam giat Peliputan Pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Paniai tersebut.

“Setibanya di Nabire, RK menghubungi Damianus melalui percakapan Whatsapp untuk mencari kejelasan terkait hal itu. RK, PD bersama rekan rekan berharap agar bisa di perhatikan oleh Panitia pelantikan Bupati Paniai, setidaknya anggaran agar bisa membayar Mobil yang di gunakan ke Paniai,”harap para oknum wartawan.

Namun Damianus menjawab lewat percakapan Whatsapp bahwa, “Yang di Bayar hanya wartawan kontrak Yaitu dari Metro Papua, Kabar Pemda, dan Media Jubi,”kata Damianus melalui Percakapan Whatsaap.

Demianus juga menyampaikan bahwa, “Kawan Uang Panitia Habis” lanjut Damianus dalam Percakapan Whatsapp “saya sudah masukan nama kawan- kawan, namun saya menunggu sampai saat ini Belum ada tanggapan dari Pihak Panitia”. Ucap Damianus melalui Whatsapp.

Oleh karena kendala tersebut dan akhirnya kami (6 oknum wartawan) tidak bisa membayar uang sewa mobil sehingga kami di laporkan ke Polisi oleh pemilik Mobil yang di gunakan oleh RK, PD, SN,JF,JP,YR,”Jelas RK dan Kawan-kawan.

Dalam Hal ini, PD, RK, SN, JP, JF, dan YR Berharap serta memohon Bantuan dari pihak Pemda Paniai, dalam hal untuk membantu memperhatikan masalah yang menimpah 6 oknum Wartawan tersebut, Baik pembayaran mobil, serta berharap sekiranya ada Perhatian dari Pemda Kabupaten Paniai terkait kinerja mereka selaku oknum wartawan dalam peliputan saat acara Pelantikan Bupati Kabupaten Paniai yang di selenggarakan pada 23 November 2018 belum lama ini.

Berikan Komentar Anda