Vaksin dalam Kacamata Imam Katolik, Ini Tanggapan Pastor Paroki KR Nabire

Tampak ibadah misa ekaristi saat masa pandemi di gereja Paroki KR Nabire. (Foto: Jurnalis Warga/ PapuaLives)

NABIRE – Perayaan Ibadah Misa Ekaristi di Gereja Katolik Paroki Kristus Raja (KR) di Kabupaten Nabire saat masa pandemi covid-19 saat ini diwajibkan umatnya taat  mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) yang telah diajurkan pemerintah.

Pelayanan Vaksinasi dalam rangka mencegah penularan covid-19. Menurut Imam Katolik, Pastor Paroki KR Nabire, Agustinus Alua,Pr  mengatakan gerejanya selama ini telah mengikuti aturan pemerintah yang berlaku  dengan tetap setia menerapkan Prokes.

Bacaan Lainnya

” Selalu setia menggunakan masker dan menjaga jarak selama misa,” ujarnya, kamis [24/03/2022] kepada media papualives.com

Lanjutnya, terkait Vaksinasi gereja tidak memaksakan umatnya. Menurutnya vaksin merupakan hak pribadi setiap orang. Dirinya mengakui telah divaksin dosis pertama dan kedua juga tidak merasakan efek samping setelah divaksin.

“Kita tidak bisa memaksakan umat untuk divaksin, karena kondisi kesehatan setiap umat berbeda, kita tidak tau apakah umat ini atau itu mempunyai penyakit bawaan atau tidak.”tuturnya.

Selaku pastor paroki, mengungkapkan jika ada tim satgas covid-19 nantinya ingin bekerjasama, perihal memberikan sosialisasi, paroki terbuka menerima.

“Pihak kesehatan ingin memberikan sosialisasi vaksinasi kepada umat di paroki kristus raja. Maka kami dengan sukacita menerima, karena sosialiasi itu penting agar umat bisa lebih memahami apa itu vaksinasi.”ungkapnya.

Belum lama ini,  hal senada juga telah disampaikan Pastor Marthen Kuayo,Pr  selaku Pastor Administrator Diosesan Keukupan Timika bahwa Vaksinasi itu urusan pribadi dan setiap anak adalah tanggungjawab orangtua sehingga sekolah dan gereja tidak dapat memaksakan harus divaksin karena ini menyangkut hak pribadi masing-masing.

Berikan Komentar Anda

Pos terkait