Wista Pulo Putri Karawang Melalui Gebyar KKN Mahasiswa

Suasana acara acara KKN Mahasiswa UNISMA Bekasi. (Foto: Istimewa)

BEKASI – Dipinggir bibir pantai Pulo Putri, Desa Segaran, Kec. Batujaya, Kabupaten Karawang, LPPM UNISMA Bekasi gelar Gebyar KKN Mahasiswa.Berlangsung Rabu (21/09/2022) kemarin.

Gebyar besar ini dilaksanakan sebagai seremional puncak acara dari rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa UNISMA Bekasi yang diselenggarakan dari 22 Agustus – 22 September kemarin.

Bacaan Lainnya

“Suatu hal yang membanggakan, melihat anak-anak kami (peserta mahasiswa KKN) hadir memperlihatkan hasil produk-produk KKN mereka. Mulai dari banyaknya varian produk makanan dan minuman, pelatihan digital marketing hingga pembuatan profil desa (logo desa sumberjaya), serta upaya meningkatkan kesaran masyarakat tentang stunting,” ucap Rektor UNISMA Bekasi Dr. Hermanto, Drs., MM., M.Pd., saat dimintai keterangan di tempat Gebyar Penutupan KKN Karawang.

KKN merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu. Bagaimana mengimplementasikan antara teori/ilmu di kelas dengan praktek sesungguhnya di masyarakat. Karena masalah sosial sebetulnya jauh lebih kompleks dari teori.

“Tantangan bagi mahasiswa peserta KKN adalah bagaimana kolaborasi lintas ilmu, mencari solusi masalah sosial yang dihadapi. Untuk itu ada pendampingan dari Dosen pembimbing Lapangan serta dosen Reviewer. Bismillah yang sudah dilakukan mahasiswa KKN bermanfaat bagi masyarakat dan alhamdulillah tadi juga dapat respon positif dari Kades dan Bappeda Karawang.

Dalam penyelenggaraan KKN Mahasiswa di ‘kota lumbung padi’ ini, LPPM UNISMA Bekasi dengan pemerintah Kabupaten Karawang termasuk didalamnya Bappeda serta Kades Karawang sudah mengadakan Forum Grup Disscusion (FGD) terlebih dahulu. Kemudian diputuskan bahwa tema besar KKN kali ini adalah “Pengembangan Desa Wisata dan Digital Marketing di Kecamatan Batujaya dan Kutawaluya”.

“KKN kali ini diikuti sebanyak 503 peserta mahasiswa KKN dari seluruh program studi yang ada di UNISMA Bekasi. Ada 18 Kelompok yang tersebar dibeberapa dusun kecamatan Batujaya dan Kutawaluya,” jelas Ka Sub. Dit Pengembangan Masyarakat Hasan Basri, M.Pd.,

Selain pameran pelbagai hasil produk berupa produk-produk KKN Mahasiswa di acara yang sama juga terselenggara Bakti Sosial berupa pembagian 60 paket sembako untuk masyarakat dan pemberian Bantuan pembangunan masjid serta Penanaman 1000 bibit mangrove.

“Untuk produk sebenarnya sangat beragam ya, untuk disini memang kebanyakan produk makanan, tapi ada juga berupa pelatihan digital marketing lebih ke softskill masyarakat berjualan di e-commerce atau web. Kemudian ada juga hasil KKN nya berupa design logo seperti untuk logo desa Segarjaya ini. Kemudian, alhamdulillah untuk bakti sosial juga kolaborasi degan CSR PT Utama Migas Jabar. Terakhir juga ada bantuan untuk 2 masjid di Desa segarjaya dari UNISMA Bekasi,” kata Kepala LPPM UNISMA Bekasi Siti Nurhidayah, M.Si.

Selanjutnya luaran dari KKN ini nantinya tidak hanya berbentuk laporan semata melainkan pula dalam bentuk jurnal ilmiah, video dokumentasi platform Youtube serta berita.

“Ya setiap mahasiswa dan kelompoknya akan membuat laporan berupa jurnal ilmiah, video publikasi, maupun berita publikasi. Semua ini kami lakukan sebagai upaya mewujudkan tema besar yaitu, pengembangan desa wisata dan digital marketing. Semakin banyak publikasi mudah-mudahan mendorong pengembangan desa Batujaya dan Kutawaluya, ” kata Kepala LPPM UNISMA Bekasi Siti Nurhidayah, M.Si.

Rangkaian acara Gebyar ini berakhir di senja hari, setelah penanaman 1000 bibit mangrove mahasiswa KKN bersama penggiat mangrove asli Pulo Putri, desa Batujaya, kabupaten Karawang.

“Upaya perbaikan lingkungan memang tidak mudah. Terus-menerus, sedikit-demi sedikit. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Toh jika alam sekitar ini bagus pada akhirnya akan menaikkan pariwisata Pulo putri juga pada akhirnya,” ucap pak Tarmin.

Berikan Komentar Anda

Pos terkait