Wujudkan keheningan damai Natal di Deiyai, Wakil Bupati turun jalan

NABIRE – Menyambut perayaan bulan suci, pemerintah Daerah Deiyai pada (30/11/2020) menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Deiyai untuk terlibat aktif menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat di Kabupaten Deiyai. Dalam aksi turun jalan Wakil Bupati memegang Megaphone; Aksi tersebut dihadiri dan diikuti oleh ratusan warga masyarakat yang terdiri dari unsur TNI, POLRI, Pemerintah Daerah, Satpol, tokoh agama, tokoh perempuan dan seluruh lapisan masyarakat Deiyai.

“Kepada para pedagang baik pendatang dan pedagang asli Papua untuk berdagang tidak diperbolehkan lagi menjual dan membeli seluruh barang-barang yang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan keributan di bulan natal. Jangan lagi menjual atau membawa petasan masuk Kabupaten Deiyai.” Tegas Wakil Bupati Deiyai Hengki Pigai, Papualive.com [30/11/2020]

“Situasi dan kondisi di Kabupaten Deiyai harus steril dari bunyi-bunyian. Sebab; Inti dari Natal adalah hidup damai dengan semua orang dan syahdu dalam suasana keheningan. Karena itu sudah merupakan kewajiban orang beriman dan semua masyarakat yang mencintai hidup rukun dan damai wajib menciptakan dan menjaganya agar Deiyai menjadi aman. ” Lanjut Wakil bupati Deiyai, Papualive.com, [30/11/2020]

Dalam kampanyenya Wakil Bupati yang juga sebagai Ketua Tim Pemberantas Miras dan Narkoba Kebupaten Deiyai menghimbau juga agar dalam mewujudkan Deiyai yang tertib, terkendali dan bebas dari penyakit sosial seperti miras, perjudian, permainan dadu agar dihentikan. Penjualan minum-minuman Keras baik dalam kemasan pabrik maupun minuman produksi lokal hendaknya dihentikan.

“Tidak ada orang mabuk yang berkeliaran dan membuat kegaduhan di Deiyai. Semua pihak wajib saling menjaga dan memelihara makna kedamaian di seluruh Deiyai. Ia menambahkan pula bahwa semua karaoke, bar dan Wanita-wanita Tuna Susila (WTS) berhenti dan tidak lagi beraktivitas. Wanita Tuna sosial yang datang dari Kabupaten-Kabupaten lain Paniai, Nabire dan Dogiyai segera meninggalkan Kabupaten Deiyai. ” Ucap wakil Bupati Deiyai,” Jelas wakil Bupati Deiyai, papualives.com [30/11/2020]

Wakil bupati juga mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan masyarakat Deiyai yang terlibat dalam praktek permainan judi, anak-anak muda yang sering mabuk di Wagete. Salah satu perwakilan dari bandar dadu dengan nama inisial GP mengatakan bahwa.

“Kami bermain dadu dan berjudi ini hanya semata-mata hanya untuk mencari uang demi memenuhi makanan pagi, siang dan sore. Para pemuda yang aktif membuat onar karena mabuk juga mengatakan hal yang sama bahwa kami mabuk karena membutuhkan mata pencaharian demi kelanjutan hidup kami. Kami harap pemerintah Deiyai bisa memikirkan masa depan dan mata pencaharian kami, agar kami juga dapat mengembangkan kehidupan kami dengan positif. ” Jelas GP pemuda terminal kota wagete kepada wartawan, papulives.com [30/11/2020]

“Terima kasih pihak pemerintah Deiyai atas inisitiatif Wakil Bupati Deiyai yang bisa turun ke lapangan secara langsung dan berdialog bersama-sama dengan komunitas pemabuk dan pemain dadu. ” Lanjut GP Pemuda Terminal.

Berikan Komentar Anda